Episode ini langsung dibuka dengan seorang wanita yang dituduh hamil di luar nikah oleh ayahnya. Sang ayah marah besar, menuduhnya mencoreng nama keluarga dan memaksanya menandatangani sesuatu lalu pergi dari rumah. Wanita itu menolak dan mempertanyakan niat ayahnya yang ingin merebut rumah peninggalan ibunya. Ayah mengklaim rumah itu harta bersama dan menuntut uang empat miliar sebagai gantinya. Saat wanita itu bersikeras rumah itu untuk anaknya nanti, ayahnya menantang dengan ancaman terselubung terhadap kehamilannya. Adegan kemudian beralih ke seorang pria yang menyelidiki keadaan wanita tersebut, mengetahui kesulitannya karena hamil, sambil meragukan motifnya terkait uang. Pria itu menyatakan akan mengakui anaknya tetapi menolak mengakui sang ibu, meninggalkan situasi yang tegang dan belum terselesaikan.