Tanra menghadapi tuduhan serius yang memfitnahnya merusak Sekar. Ia merasa terpojok dan berencana menghubungi Bayu, yang memiliki kedekatan dengan Sekar, untuk mendapat dukungan. Namun, saat ketegangan meningkat, Tanra melakukan tindakan drastis dengan membunuh Ketua Sekte dan anaknya di depan umum, membuktikan kemarahannya sekaligus memperburuk posisinya. Ia dengan tegas menolak tuduhan dan menantang siapa pun yang mempertanyakan kekuatannya. Episode berakhir dengan Tanra memanggil kekuatan besar, menandai eskalasi konflik yang belum terpecahkan dan mengancam keseimbangan di sekte tersebut.