Episode dimulai dengan ritual yang dipandu oleh seseorang yang menghitung "satu, dua, tiga" sambil menyelesaikan ikatan terakhir. Mereka diperintahkan membunyikan lonceng setelah ikatan selesai; ketika lonceng berbunyi, gerbang terbuka. Pelaksana memanggil dengan lantang, "Wahai jiwa, kembalilah!", menunjukkan tujuan memanggil entitas. Namun suasana berubah jadi kebingungan saat suara lain bertanya, "Apa yang terjadi?" Beberapa orang panik, beberapa terdiam, menimbang apakah harus melanjutkan atau mundur. Situasi tetap tegang. Episode menutup ketegangan ini, meninggalkan hasil pemanggilan dan konsekuensi gerbang yang belum terungkap.