Dalam episode ini, Iya menghadapi stigma dan cibiran karena statusnya sebagai pekerja alih daya yang dianggap tidak layak menjadi sekretaris CEO, Pak Jason. Meski dicemooh karena penampilannya, Pak Jason justru memilih Iya agar tidak tergoda olehnya dan bisa fokus kerja. Iya berusaha meyakinkan Pak Jason bahwa dia tidak berniat menggoda, namun keputusan sulit muncul saat Pak Jason menanyakan tentang cuti melahirkan dan Iya mengungkapkan niatnya untuk aborsi. Konflik ini membuka ketegangan besar yang belum menemukan solusi.