Konflik meledak di tengah keluarga Jaman saat Rika dituduh merencanakan kebakaran dan merebut hak orang lain, memicu tamparan keras sebagai peringatan. Rika bersikeras membela diri, menolak diperlakukan sebagai anak durhaka karena berasal dari desa. Teguran dan hinaan semakin memanas ketika dia mengancam akan memutuskan hubungan dengan keluarganya yang mengabaikannya. Ketika ketegangan mencapai puncak, insiden fisik terjadi yang memaksa mereka segera memanggil ambulans, meninggalkan konflik keluarga yang belum terselesaikan dan perasaan pengkhianatan mendalam.