Setelah seorang wanita melahirkan seorang bayi perempuan dengan tanda lahir merah, Raka diberi kalung warisan keluarga sebagai tanda tanggung jawabnya melindungi adik barunya. Namun, saat Raka mencoba menjaga adiknya, ia menghadapi penculik yang menculik bayi tersebut. Raka berusaha keras mempertahankan janji kepada ibunya untuk menjaga adik itu, meski dia dianiaya dan diancam oleh penculik. Ketegangan memuncak saat penculik kabur bersama bayi itu, memicu panik dan rasa takut, terutama dengan kekhawatiran Raka bahwa ibunya akan membenci dia jika mengetahui hal ini. Episode berakhir dengan bahaya belum teratasi dan ketidakpastian nasib bayi yang diculik.