Seorang ibu muncul di hadapan Bos Herry untuk menagih utang judi anaknya, Kak Farhan, setelah diberitahu Ibumu datang. Adegan cepat berubah menjadi konfrontasi: penagih menuntut "Mana uangnya?", mengejek, dan seorang anggota memerintahkan "Bawa mereka berdua dan buang ke laut." Ibu dipuji sekaligus dicemooh ketika jumlah besar disebutkan. Saat ancaman memuncak, ibu membantah tak punya uang, malah mengaku siap menutup utang dengan uangnya sendiri dan menantang untuk membayar di meja judi. Konflik berakhir menggantung: apakah tawarannya diterima atau ancaman dilaksanakan masih belum diketahui.