Rian menegur Cika karena belum memesan gaun untuk ulang tahun adiknya, Ranti. Cika membantah memesan dan dipersalahkan oleh orang lain yang meremehkannya sebagai pelayan; beberapa menyarankan memecatnya. Rian membela bahwa Ranti adiknya dan menyebut marga Pratama, sementara Cika menuntut agar jelas siapa majikan dan siapa bawahan. Kesal, Cika mengancam pindah karena hubungannya hanya majikan-bawahan meski dulu diizinkan tinggal sebagai pengawalnya. Saat percakapan memuncak, hadiah ulang tahun yang dipesan sebulan lalu tiba, meninggalkan nasib pesta dan hubungan mereka menggantung, penuh ketidakpastian.