Seorang wanita berusaha kabur dari desakan ibunya yang memaksa menikah dengan putra kepala desa yang telah menggelar pesta pernikahan. Ia menolak karena sudah menikah dengan pria yang diduga lumpuh dan miskin, sekaligus mengungkap perselisihan soal mahar sebesar 288 juta yang kini dibutuhkan putra kepala desa untuk rumah dan pernikahannya dengan pacarnya. Konflik memuncak saat ibu memaksa dan memaksa pulang, sementara wanita itu menolak keras. Episode berakhir dengan adegan lain yang memperlihatkan pertemuan bisnis di mana sang pria yang memakai kursi roda menunggu telepon istri, mengisyaratkan ketegangan yang belum usai.