Caesar menghadapi ancaman serius saat seorang pria marah karena pintunya ditendang dan menuntut ganti rugi, bahkan mengancam nyawanya. Karena Caesar masih pemula dalam kultivasi, dirinya kesulitan menahan serangan dan nyaris terancam. Seorang pihak lain yang peduli memutuskan turun tangan, menyadari bahwa jika identitasnya terbongkar, maka makhluk pelindung sekte berupa burung api purba yang kejam akan dilibatkan. Namun, burung api ini sangat berbahaya dan jika ikut campur, bisa membunuh Caesar. Ketegangan memuncak saat musuh memerintahkan untuk menghabisi Caesar atas nama sekte, meninggalkan situasi krisis yang belum terselesaikan.