Wina menyesali tindakannya yang melukai Pak Ardi dan bertekad menebus kesalahannya dengan bersedia melakukan apa pun. Ketika Ardi bangun dari sakitnya, Wina meminta maaf atas kekacauan yang terjadi dan perlakukan Ken sebagai hukuman atas kesalahannya. Meski Ardi mencoba memahami, Wina menegaskan bahwa masalah ini bukan urusan Ardi lagi dan dia punya caranya sendiri untuk menanganinya. Di sisi lain, Wina dihadapkan dengan kenyataan bahwa hanya tersisa satu hari sebelum kepergiannya, sementara Ardi menyindir hubungan gelap Wina dengan suami sahnya, menambah ketegangan yang belum terselesaikan.