Seorang wanita menuduh seorang pria mengambil keuntungan darinya setelah ia menolongnya dari hampir terjatuh. Meski sebelumnya sudah berjanji tidak saling mengganggu, wanita itu marah dan mengancam akan memukulnya. Pria itu membela diri dan mengaku hanya kebetulan lewat. Wanita itu kemudian mengamati bahwa pria itu jago bela diri dan cocok menjadi tameng. Ia lalu mengusulkan pernikahan bohongan untuk menolak lamaran Zico, yang akan datang besok pagi, karena ia tak bisa melawan keputusan keluarganya. Pria itu setuju membantu dengan syarat selama menikah, wanita itu tidak boleh menyentuhnya dan mereka akan langsung bercerai setelah Zico ditolak. Wanita itu setuju dan mengingatkan agar pria itu datang tepat waktu ke tempat lamaran. Pria itu bertekad akan mempermalukan Keluarga Zayn besok di depan semua orang.