Seorang pemuda dipaksa berlutut oleh seorang pria keras yang mengancam akan melukainya parah jika tidak menurut. Meskipun takut, pemuda itu diam-diam menyesali masa lalunya yang dianggap gagal menjaga adiknya dan bertekad membalas dendam dengan mengirim adiknya ke sekolah luar negeri. Dalam ketegangan yang tinggi, ia menerima hukuman berupa patah tangan sebagai biaya sekolah. Episode ini berakhir dengan janji pemuda itu untuk menyelesaikan urusannya terlebih dahulu sebelum mengantar adiknya ke Australia, menandai perubahan tekad dan langkah besar berikutnya.