Di tengah wabah zombie, Lafi, seorang mahasiswa biasa yang sebelumnya dianggap lemah, kini menunjukkan kemampuan mengendalikan zombie yang mengejutkan kelompok berkekuatan di markas. Meski dia dianggap sampah dan ditinggalkan saat evakuasi, Lafi malah bertahan hidup dan berkembang. Para anggota markas merasa terancam, terutama karena Lafi memiliki banyak bawahan berkekuatan dan ayahnya adalah kepala Grup Jahan, yang menambah tekanan bagi Tumang dan bawahannya untuk menghadapi Lafi. Ketegangan meningkat menjelang kedatangan orang-orang lain yang ditunggu di markas.