Di gedung Jubi yang diprivatisasi, tuan rumah membuka acara untuk menonjolkan Yola; Paman Kardi dan tamu menyiapkan kursi sementara Pak Kamin memuji aura elegan Yola dan beberapa tamu membandingkannya dengan "calon istriku". Mereka sempat menunggu kedatangan kakak yang disebut tokoh utama, lalu memutuskan memulai tanpa dia. Saat pengumuman "Nona Fiona sudah datang" menggema, hadirin merendahkan latar Fiona—mengira dia penurut dan berasal dari tempat kumuh—namun seseorang menolak: "Dia nggak penurut." Kehadiran Fiona mengguncang agenda acara dan memicu konfrontasi yang belum terselesaikan.