Seorang wanita terbangun bingung dalam situasi tak jelas dan confrontasi dengan pria yang mengancam akan mencabut selang oksigennya. Pria itu menuntut uang tebusan sebesar 160 juta untuk tidak melaporkannya ke polisi, menimbulkan ketegangan antara keduanya. Ketika situasi hampir memuncak, seorang pria lain muncul dan memanggil pria tersebut Pak Charlie. Terungkap bahwa pria yang menamakan diri Pak Charlie adalah putra sulung presdir Grup Prayuda di Kota Batara. Episode berakhir dengan ketegangan yang menggantung, menunggu reaksi wanita atas pengungkapan itu.