Episode dimulai saat seorang kakak datang memberi selamat karena pengantin baru muncul, sementara keluarga semula mengira salah satu putri telah meninggal. Percakapan mengungkap kutukan yang diduga gagal dan rencana ayah mertua datang untuk melihat 'putrimu'. Pangeran tiba untuk menemui putri terkecilnya, Jinah, namun ia dan rombongan dipimpin ke ruangan di mana Tuan Johan memperkenalkan Jinah sebagai 'nona kedua'. Keluarga terkejut karena malam sebelumnya jenazah di peti disebut Rania, sehingga identitas yang saling bertentangan memicu konfrontasi dan kebingungan yang belum terpecahkan.