Leon mengaku bahwa Yara, wanita yang membunuh anaknya, sedang mengandung anaknya dan berjanji menyerahkan bayi tersebut kepadanya kelak. Windy marah karena Leon membiarkan anak mereka yang meninggal tanpa keadilan, lalu menolak menerima anak dari Yara. Leon mencoba menenangkan Windy dengan menjanjikan Yara hanya akan menemui anak lima kali seminggu sebagai hukuman, namun Windy menolak membebaskan Yara. Konflik memuncak saat Windy menolak dan Leon dihadapkan pada dilema menjaga hubungan dengan Yara dan janji pada Windy, meninggalkan ketegangan yang belum terselesaikan.