Peter memicu ketegangan saat membakar buku jurnal keluarga yang memuat memori penting, sebagai bentuk protes terhadap perlakuan dan posisi dirinya dalam keluarga. Ketegangan meningkat saat Peter menegaskan bahwa ia tak mau diperlakukan sebagai tamu dan berhak atas hasil kerja kerasnya, khususnya karena merasa iri dengan perhatian yang diterima Jevon. Konflik memuncak karena Peter mempertaruhkan usaha dan proyek perusahaan yang diklaim hasil kerja Jevon, memancing pertentangan terbuka. Episode ditutup dengan Peter menantang kelangsungan perusahaan tanpa dirinya, sementara kehadiran Tuan Kevin menambah ketidakpastian situasi.