Seorang pasien wanita yang baru saja menjalani operasi mengalami pendarahan parah kembali, memicu kepanikan di ruang rumah sakit. Dokter Tia, yang memimpin operasi sebelumnya, terluka di tangan dan meragukan kemampuannya untuk melanjutkan operasi penyelamatan. Meski demikian, ia bertekad menjalankan tugasnya sebagai dokter demi menyelamatkan pasien yang berisiko keguguran. Di tengah keraguan dan tekanan waktu, Dokter Tia harus segera mempersiapkan operasi ulang, sementara ketegangan terus memuncak karena kondisi pasien yang semakin kritis. Pertanyaan terbesar adalah apakah luka di tangan Dokter Tia akan menghalangi keberhasilan operasi ini.