Di pertemuan tegang di depan altar leluhur Keluarga Baleno, seorang ayah membawa putrinya menuntut membuka altar karena ada barang yang menyakiti nenek; Jenderal dan kerabat Baleno melarang sentuh pada hari ulang tahun ayah. Setelah penolakan, ayah memerintahkan bongkar dan di bawah altar ditemukan foto lama dari Kediaman Jenderal serta tanggal lahir ibunya. Ayah menuntut penjelasan: mengapa barang itu ada di sana? Seorang pihak menuduh, "ini namanya ambil peruntungan orang." Penemuan ini memaksa Jenderal memberi jawaban, sementara kecurigaan dan klaim tentang asal barang tetap menggantung.