Keluarga Bowo menduga seorang anak kecil adalah keturunan tunggal generasi ke-10; sepasang suami istri keluarga itu gembira dan memerintahkan agar anak segera ditemukan karena ibunya disebut Nyonya Muda. Di tempat lain, seorang gadis dipanggil Nana ditekan untuk mengungkap "barangnya di mana" dengan janji tinggal di rumah besar jika bersedia. Nana bersikeras tak tahu dan memohon, "bebaskan mamaku." Ada pula seruan "Ayah, nggak ada" dan sindiran membandingkan nasibnya dengan Rana, lalu ancaman bahwa ia seharusnya dibiarkan mati. Nasib anak dan ibunya kini tergantung pada keputusan keluarga Bowo.