Siska menghadang suaminya, Yudi, yang dipegang orang lain; dia memaksa Yudi minta maaf, berjanji tak bermain piano lagi, dan menegaskan hanya mencintai dia seumur hidup. Orang-orang di sekitar mendesak agar jangan melukai tangan Yudi karena dia pianis jenius; beberapa membela Yudi, menyebutnya korban perselingkuhan. Siska bahkan menuduh, "kau tega-teganya putuskan jariku?" Siska tetap menuduh dan menuntut pelajaran. Ketika situasi memanas, telepon masuk: seseorang memberitahu bahwa 'suami sahabatmu' membawa wanita ke hotel dan pintu sedang diblokir untuk tangkap basah. Episode berakhir dengan ancaman pengungkapan yang langsung menuju hotel.