Episode ini dimulai dengan Felix yang membayar DP 3 juta Koin Arwah untuk sebuah transaksi besar, berjanji melunasi dalam 24 jam. Ia didampingi seorang manajer yang memastikan semua siap saat bos besar yang baru saja membeli Gereja Malam Abadi akan melakukan sidak di pesta pernikahan di sana. Felix menghadapi ancaman dan tekanan saat seorang wanita berusaha ikut dengannya dengan mengancam bunuh diri, sementara pegawai Bank Darah yang menyewa gereja berusaha berbaik-baik agar mendapatkan keuntungan dari kedatangan bos besar tersebut. Ketegangan meningkat ketika Felix harus menjaga citra di tengah kerumunan dan persaingan kekuasaan yang belum tuntas.