Yusril Limata yang tiba-tiba menjadi hantu super mencoba bertahan hidup meski sistem yang dimilikinya salah mengira dia manusia dan terus memaksanya bergabung dengan federasi. Dalam upaya menghindari bahaya dari makhluk lain seperti zombie yang mengincarnya untuk dimakan, Yusril berusaha menyerahkan dirinya kepada polisi agar aman. Namun, saat mencoba menghubungi markas, dia justru membuat pihak berwenang bingung dengan kehadiran hantu yang ingin menyerahkan diri. Episode berakhir dengan ketidakpastian mengenai penerimaan polisi terhadap pengakuan Yusril.
Yusril Limata, seorang hantu anomali, menghubungi sebuah organisasi dan mengaku ingin menyerahkan diri demi membangun peradaban yang lebih baik. Permintaan ini dianggap aneh dan langsung diselidiki oleh petugas yang melacak sinyalnya ke Kota Linsa, zona terlarang tingkat satu. Sementara itu, Yusril bergabung dengan federasi dan diumumkan sebagai wali kota Linsa, menerima hadiah kristal bintang tingkat SS. Namun, ketegangan muncul saat Yusril menyadari adanya ancaman dari pihak yang sebelumnya mengejarnya, menandai awal konfrontasi baru yang belum selesai.
Di episode ini, seorang manusia dengan kemampuan super terdeteksi oleh sistem dan berhasil direkrut sebagai bawahan kota di akhir zaman. Dua karakter zombi berdialog mengenai perubahan strategi mereka untuk membangun kota serta menciptakan keluarga harmonis, mengakhiri permusuhan. Pemain diberikan peran sebagai wali kota yang harus membangun kembali peradaban manusia dengan hadiah pemandian umum sebagai fasilitas. Namun, muncul tantangan baru saat sistem memperingatkan tentang dua terapis senior dari utara kota yang harus direkrut, diduga adalah dua hantu sakti, mengisyaratkan konflik dan pekerjaan rumah berikutnya bagi pemain.
Sekelompok pemburu hantu menghadapi serbuan hantu tingkat S di zona maut terlarang, dengan situasi makin genting saat muncul hantu tingkat SS yang lebih kuat. Dalam kekacauan itu, seorang pria tiba-tiba menawarkan pekerjaan sebagai terapis di Pemandian Umum Linsa dengan gaji dan fasilitas menarik, yang mengejutkan para pemburu hantu. Tawaran ini membuka peluang baru sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang niat sebenarnya, meninggalkan ketegangan antara melanjutkan pertempuran atau menerima undangan misterius tersebut.
Episode ini dimulai dengan sistem merekrut dua terapis senior yang ternyata adalah hantu liar dari utara kota. Mereka skeptis dan menolak tawaran tersebut, merasa tidak punya masa depan yang jelas sebagai hantu. Konflik muncul saat seorang karakter lain menegur mereka agar tidak melewatkan kesempatan kerja penting ini, menekankan pentingnya bertahan hidup dan berkembang di masa sulit tanpa pekerjaan tetap dan asuransi kesehatan. Percakapan memanas saat diperdebatkan apakah hantu layak mendapatkan kehidupan dan perawatan layak. Pada akhirnya, hantu-hantu tersebut menerima tawaran sistem, menandai titik balik menuju perubahan besar yang belum pasti hasilnya.
Dalam episode ini, sekelompok hantu yang baru muncul bingung dan ragu dengan janji dan aturan yang diberikan oleh seorang pria yang mengaku bos di Kota Linsa. Mereka diminta mengganti pakaian dan menandatangani kontrak kerja untuk beraktivitas di pemandian, sambil dijanjikan pelatihan lebih lanjut. Saat situasi memanas, seorang pria penyintas manusia muncul dan menimbulkan ketegangan. Bos tersebut menenangkan mereka dan menjelaskan bahwa Kota Linsa berbeda, penuh kasih dan mimpi, lalu mengajak para hantu untuk bergabung sebagai warga kota, meninggalkan pertanyaan apakah mereka benar-benar aman dan diterima.
Episode ini dimulai dengan sekelompok hantu yang menolak dimakan, menunjukkan mereka memiliki prinsip meski dianggap kejam. Di sisi lain, seorang karakter berhasil menaklukkan makhluk kuat bernama Tiran Besi cuma dengan satu jari, membuktikan kemampuannya yang luar biasa. Selanjutnya, tim berhasil merekrut anggota baru, termasuk terapis dan warga, untuk meningkatkan kontribusi terhadap manusia. Namun, sistem perekrutan yang tidak selektif menimbulkan kekhawatiran. Di akhir episode, muncul peringatan tentang lonjakan energi tinggi di Kota Linsa yang melebihi rekor sebelumnya, menandakan ancaman besar yang segera muncul dan memerlukan penyelidikan segera.
Dalam episode ini, militer menerima laporan munculnya entitas terlarang di Kota Linsa yang mulai menguasai dan merekrut semua hantu, termasuk yang sangat berbahaya seperti Tiran Besi. Milia diperintahkan memimpin tim terkuat untuk menghadang ancaman ini dan membunuh hantu terlarang sebelum mereka keluar dari zona maut. Sementara itu, ada persiapan ritual misterius yang menimbulkan kewaspadaan ekstra. Ketegangan memuncak saat diketahui bahwa semua kecemasan ini ternyata terkait dengan acara sambutan yang tidak biasa di pemandian umum, memicu pertanyaan soal motif sebenarnya di balik peristiwa ini.
Di episode ini, Tiran Besi dan timnya diberi pengarahan untuk tampil dengan sikap ramah dan suara feminim guna membangun citra Kota Linsa yang lebih baik. Sistem kemudian memberi hadiah atas kontribusi mereka berupa renovasi dan fasilitas baru. Namun, ketegangan memuncak saat ketua tim mengingatkan bahwa entitas terlarang telah mengumpulkan banyak hantu di daerah sekitar, menandakan ancaman besar. Tim sepakat untuk menyerbu sebagai langkah terakhir untuk menggagalkan ancaman tersebut. Episode berakhir dengan hitungan mundur dan kesiapan penuh tim menyambut pertempuran besar di Kota Linsa.
Di zona maut terlarang Kota Linsa, sekelompok orang asing merasakan keanehan saat aroma ayam kecap tiba-tiba muncul, menandai permulaan sebuah ritual yang melibatkan sambutan aneh untuk tamu. Suasana berubah ketika terdeteksi adanya wanita dengan kemampuan super langka tingkat S yang memicu peringatan untuk segera menikah dan memperbanyak populasi manusia. Namun, ketegangan memuncak saat seseorang menuduh wanita itu sebagai entitas terlarang yang mengumpulkan semua hantu di wilayah tersebut untuk menyerang markas manusia. Tuduhan ini langsung ditolak keras, meninggalkan konflik yang belum terselesaikan antara manusia dan entitas misterius tersebut.