Seorang pria tiba-tiba transmigrasi ke dalam cerita 'Misi Kejar Cewek Biasa' sebagai anak takdir dan mendapati dirinya menjadi antagonis cewek bernama Davina. Dia berkonfrontasi dengan Ethan Fusena, sang protagonis cowok yang akan ia batal tunangan dengannya dengan alasan ia tidak ingin terjebak dengan pria yang menurutnya bucin. Meski Davina berniat membatalkan pertunangan, Ethan tampak bingung dan tidak menyangka akan mendapat perlakuan seperti itu. Episode berakhir dengan Davina menegaskan keputusannya, sementara Ethan mulai mempertanyakan nasibnya sebagai cowok yang disebut bucin dan siap menyerahkan warisan keluarganya kepada protagonis cewek lain. Konflik tentang hubungan keduanya dan makna poin takdir pun masih menggantung.
Ethan dan Davina dihadapkan pada tekanan keluarga yang menolak batal tunangan karena efeknya pada kerja sama perusahaan dan saham. Davina merasa tertekan karena Ethan tetap ingin melanjutkan pertunangan meskipun dia tidak mencintainya, dan dia ingin melepaskan diri dari drama ini. Ethan menunjukkan sikap berbeda dari biasanya dengan menolak membatalkan pertunangan, yang membingungkan Davina karena sebelumnya dia ingin mengakhirinya. Konflik ini memicu ketegangan antara keduanya, dengan Davina bertekad membuat Ethan jengkel sebagai balas dendam. Episode berakhir dengan keputusan Ethan menolak membatalkan pertunangan, memperdalam konflik yang belum terselesaikan.
Episode ini dimulai dengan Alea dan Erwin datang mendukung Ethan untuk membatalkan tunangannya, meski Ethan terlihat ragu dan mulai menunjukkan sikap dingin pada Davina. Davina bingung dengan perubahan sikap Ethan yang dulu mulai menyukainya. Alea dengan sengaja mengingatkan Ethan agar tidak mengorbankan kebahagiaannya demi keluarga dan harus mengejar cinta sejatinya. Namun, Davina curiga bahwa sikap polos Alea hanyalah akting semata. Pada akhir episode, Ethan mulai terpengaruh oleh kata-kata Alea, sementara Davina diakui sebagai sosok yang menarik, mengisyaratkan konflik yang belum selesai di antara mereka.
Episode ini dimulai dengan Davina yang bersikap pedas dan menantang Ethan untuk batal tunangan, meski selama ini ia dicap sangat mencintainya. Seorang wanita lain mencoba menyadarkan Davina bahwa cinta sejati adalah merelakan, bukan memiliki, memicu konflik batin Davina yang mulai mempertanyakan perasaannya. Ethan tetap dingin dan menolak campur tangan orang lain di urusannya. Ketegangan memuncak saat Davina merasa dikecewakan dan terluka, terutama ketika Ethan bersikap acuh dan pergi meninggalkannya. Episode berakhir dengan Davina yang bingung dan emosional, menunggu keputusan penting yang belum terjawab.
Di episode ini, Tuan menyadari bahwa alur cerita dunia yang dia jalani mulai menyimpang saat Ethan menolak membatalkan tunangannya dengan Alea, yang menyebabkan mental Alea terpukul. Sistem memberi Tuan poin takdir akibat pengaruhnya terhadap nasib, dan Tuan menggunakan poin itu untuk undian berhadiah besar, termasuk uang tunai dan buah afeksi yang digunakan secara otomatis pada target acak tanpa diketahui Tuan. Tuan juga mengetahui bahwa afinitasnya secara alami sangat negatif, membuatnya terisolasi. Ia pun bertekad membatalkan pertunangan tanpa musuh dengan Alea dan menghindari masalah dengan para protagonis pria, sambil mencoba bertahan hidup dengan langkah hati-hati di dunia ini.
Erwin mengantar Alea pulang tetapi bersikap dingin dan menolak mampir seperti biasanya, membuat Alea curiga perubahan sikapnya berhubungan dengan Davina. Alea mencoba menghilangkan pengaruh Davina yang dianggap mengganggu rencananya untuk menikah dengan orang kaya. Sementara itu, Alea mulai merasakan perasaan campur aduk terhadap Davina dan kehilangan kendali atas pikirannya. Konflik memuncak saat Alea menghadapi tekanan dari masa lalu dan janji membalas dendam atas kematian orang tuanya. Di akhir episode, Alea menantang Davina dan bertekad mengalahkannya.
Episode ini dibuka dengan konfrontasi tegang antara Davina dan orang lain yang memperingatkan agar tidak mendekati pacarnya, Ethan. Konflik semakin memanas saat Erwin, yang memiliki hubungan rumit dengan Davina, muncul dan memperingatkan agar urus hubungannya dengan Alea. Davina menegaskan bahwa pembatalan tunangannya dengan Ethan adalah atas keputusannya sendiri, memicu kebingungan soal motivasi Shinta yang membelanya. Alea menyadari kemampuan baru untuk mendengar pikiran Davina, memunculkan pertanyaan tentang kekuatannya. Episode berakhir dengan keraguan dan konflik yang belum terselesaikan di antara mereka, serta kecurigaan tentang hubungan tersembunyi dan kekuatan masa depan Davina.
Erwin dan Ethan terlibat konflik sengit karena Erwin merasa Ethan mengganggu tunangannya, yang kini tunangan Erwin juga. Ethan secara tak terduga membela diri dan menunjukkan sikap posesif, yang membuat Erwin bingung dan kesal. Erwin menduga dirinya mungkin benar-benar menyukai Davina, tunangan yang dipermasalahkan, dan mulai curiga Alea mempermainkannya. Ia memutuskan menyelidiki hubungan Alea dengan Shinta, yakin tidak mau terus-menerus dibodohi. Ketegangan memuncak saat Erwin mulai tertarik pada Davina, menimbulkan dinamika rumit di antara mereka semuanya.
Davina menghadapi konflik dengan Kak Erwin yang tiba-tiba bersikap dingin padanya, membuat suasana hati semakin kacau. Di tengah ketegangan itu, Brian Yuda tiba-tiba muncul sebagai dosen pengganti yang ternyata adalah kakak Alea, adik yang baru-baru ini disakiti di kampus. Brian yang dikenal sebagai tentara super dan dijuluki Si Jagal menunjukkan sikap protektif dan menegaskan bahwa dia akan menuntaskan masalah ini. Davina merasa terancam oleh kehadiran Brian yang garang dan berusaha menyembunyikan identitas rahasianya, menimbulkan ketegangan yang belum usai menjelang akhir episode.
Episode ini dimulai dengan ketegangan saat Erwin yang biasanya tenang tiba-tiba menunjukkan agresi terhadap Davina, yang diduga menjadi korban perundungan di kampus oleh Shinta. Brian dan Erwin berkonflik mengenai penanganan masalah ini, sementara seorang dosen mencoba melerai dan meminta penyelidikan terlebih dulu. Erwin tampak kehilangan kendali dan memutuskan harus menghentikan Davina dengan cara apapun, meski ini meningkat menjadi konfrontasi fisik yang cepat dan berbahaya. Di tengah situasi kacau, terungkap bahwa Brian sangat peduli tetapi malah dikhianati oleh saudara perempuannya sendiri, Alea, yang bertanggung jawab atas kematian orang tua mereka. Konflik ini meninggalkan keretakan dan ancaman berlanjut tanpa penyelesaian.