Eliya tiba-tiba dihadapkan pada konfrontasi dengan Tuan Erik: setelah ia mengaku salah mengira Erik jadi suaminya, Erik menuntut kejelasan dan menyuruhnya berhenti berpura-pura. Eliya minta menunda perceraian sampai mereka lebih akrab—bercanda "seribu tahun"—tetapi Erik menolak dan memberi syarat konkret: bayar biaya hidupnya jika ingin cerai, atau minimal ia memberi waktu enam bulan tanpa membuat masalah; kalau tidak pergi, ada konsekuensi. Di akhir, muncul kabar tentang lelang barang kuno termasuk baju nikah Putri Priya, dan Eliya meminta diantar, meninggalkan pilihan dan ketegangan yang belum terselesaikan.