Siska diberitahu bahwa ayahnya tidak bersalah dan ada pengkhianat di Grup Nolan yang harus dia temukan untuk membalas dendam ayahnya. Dia menuduh Paman Eko, salah satu pendiri Grup Nolan, sebagai pengkhianat atau orang yang tahu kebenaran. Ketika Siska mencoba menghentikan penjualan rumah yang direncanakan oleh Pak Erwin, dia berhadapan dengan pengacara yang mengancam akan menuntutnya karena mengganggu proses properti. Di akhir episode, Siska memperingatkan Erwin agar jangan menyalahkan dirinya jika dia melawan, sementara seseorang menghubungi Joru Entertainment untuk mengekspos kebusukan Grup Harun dengan bukti video, membuka babak baru konflik yang belum terpecahkan.