Seorang food vlogger dengan jutaan pengikut makan di sebuah restoran dan menolak membayar tagihan sebesar 5,9 juta, mengklaim statusnya sebagai promosi gratis. Pemilik restoran menegaskan bahwa aturan tetap harus bayar, menolak memberikan gratisan. Vlogger itu mengancam akan mengunggah video untuk merusak reputasi restoran. Ketegangan meningkat saat vlogger memfitnah restoran penipu dan pemilik membela diri, memicu konfrontasi fisik yang hampir pecah. Episode berakhir dengan ketegangan tinggi dan ancaman yang menggantung, memperlihatkan konflik belum terselesaikan antara vlogger dan pemilik restoran.