Episode ini dimulai saat seorang pria baru yang dikenal sebagai Panglima tiba dan diperkenalkan dengan putrinya, Linda. Panglima menghadapi tantangan dari Geng Cakra yang menguji keberaniannya. Untuk membuktikan dirinya layak jadi pemimpin, ia harus menebak mana dari enam kepala Buddha yang terbuat dari giok. Jika berhasil, geng itu akan tunduk padanya; jika gagal, Panglima harus meninggalkan Sonta. Saat ketegangan meningkat karena kediamannya dikepung, seorang wanita menunjukkan tanda yang dapat membantu Panglima mengidentifikasi kepala yang asli, membuka peluang perubahan besar dalam konflik ini.