Setelah kematian Eyang Guru, pelatih dan murid Sekte Cakra Langit kecewa karena tidak ada warisan ilmu yang ditinggalkan, mengancam masa depan sekte yang dianggap telah runtuh. Mereka memutuskan berlatih di sebuah tempat dengan energi lebih kuat untuk mempercepat pencapaian Fondasi, walau ragu bisa tembus level itu. Surya yang sebelumnya malas mulai didesak untuk latihan demi menghadapi ancaman balas dendam dari orang Mega Bara. Meski diberi Pil Energi Tingkat Dua untuk mempercepat, Surya menolak karena pil itu dianggap berkualitas rendah dan hasil latihan tanpa lulus Ujian Duniawi dianggap percuma, menyisakan ketidakpastian tentang kemajuan mereka.