Lulu mengunjungi Cika untuk menanyakan sebuah potongan kaligrafi puisi Paviliun Sofo karya Saga Husa yang gagal terjual di lelang dan kini dimiliki Cika. Lulu ingin membeli kaligrafi itu sebagai hadiah ulang tahun ke-70 kakeknya bulan depan dan bersedia membayar tanpa menawar. Cika menjelaskan kaligrafi tersebut masih rapuh dan harus diperbaiki dulu, jadi belum bisa langsung diberikan, namun membuka kemungkinan negosiasi harga nanti. Lulu merasa lega dan berjanji akan menunggu, lalu pergi menghadiri janji dengan dosen untuk membahas skripsi. Episode berakhir dengan ketidakpastian tentang kesiapan kaligrafi sebagai hadiah.