Seorang wanita yang sudah menikah dengan pria difabel menghadapi tekanan keras dari ibunya yang memaksa menikah lagi dengan putra kepala desa. Ibunya menuntut mahar besar karena alasan ekonomi, namun wanita itu menolak dijadikan alat untuk mendapatkan uang. Dalam kebuntuan, dia berusaha menghubungi suaminya, Sam, untuk meminta bantuan. Sementara itu, Sam dipertemukan dengan Pak Joe, orang yang ingin memasukkan menantunya ke Grup Bosi, menunjukkan peluang dan ketegangan bisnis yang muncul bersamaan dengan masalah keluarga. Telepon dari istri Sam menambah urgensi keadaan yang belum terselesaikan.