Di episode ini, kekuatan Raja Iblis mulai terbuka hingga 50% setelah pelayannya pulih dari luka berkat Kontrak Darah. Sang pelayan, yang setia meski dipandang rendah, menunjukkan kesetiaan pada Raja Iblis meski ditolak dengan dingin. Konflik internal muncul saat sang pelayan menolak diserahkan kepada musuh yang disebut sebagai 'burung gagak', menegaskan ikatan dan ketegangan antara mereka. Sementara itu, faksi mantan raja menghadapi penindasan. Episode diakhiri dengan pelayan pewaris adipati yang menunggu majikannya yang belum kembali, menimbulkan kekhawatiran akan ancaman dan keputusan besar berikutnya.