Seorang wanita terpaksa mengikuti perjodohan keluarga dan menggunakan foto pria tampan, yang ternyata bosnya, untuk menipu. Saat berhadapan dengan Pak Halim yang menghina wanita di depan umum, wanita itu merekam ucapan kasar tersebut sebagai bukti. Ia menuntut Pak Halim berdamai dan berdiskusi soal kompensasi dalam waktu seminggu, jika tidak ia akan membawa kasus ke pengadilan. Ketika mengetahui pria tampan itu adalah pengacara ternama Jeremi dari Firma Hukum Yenito, situasi menjadi penuh tekanan dan membuka konflik hukum yang mendesak untuk diselesaikan.