Saat Tina mendapat pertolongan pertama setelah kecelakaan, dokter Soża dan Sam ikut menangani situasi tersebut. Sam menunjukkan sikap tenang dan bertanggung jawab, terutama karena ibunya—yang sebenarnya ibu angkatnya—dirawat di rumah sakit yang sama. Mereka berusaha melunasi biaya pengobatan ibunya. Kondisi Tina membuat dokter menekankan pentingnya menemukan ayah kandungnya untuk kecocokan donor. Tiba-tiba, Sam menghadapi konfrontasi dengan seseorang dari Grup Jana yang menolak mengakuinya sebagai keluarga, sambil mempertanyakan niat kedatangannya. Sam menegaskan bahwa ia datang untuk menemui Bu Naya, bukan orang tersebut, meninggalkan ketegangan yang belum terselesaikan.