Setelah kematian mendadak kakeknya, Refa mengaku bertemu Dewa Sandi yang memecahkan peti matinya dengan petir, mengungkap makam yang ditemukan adalah tanah naga terbang. Dewa Sandi menyampaikan bahwa makam itu bisa meningkat kekuatannya jika seorang wanita keluarga yang lahir di tahun dan bulan ganjil dikubur hidup-hidup. Mira, wanita yang memenuhi syarat tersebut, diduga diam-diam mencari peluang balas dendam dan kekuasaan besar untuk keluarga mereka. Refa berusaha memperingatkan ayahnya, tapi keputusan tentang nasib Mira dan makam itu belum jelas, menimbulkan ketegangan yang menggantung.