Setelah menikah dengan seorang pria yang tidak berdaya secara seksual, seorang wanita menghadapi tekanan dari ibu mertuanya, Nyonya Sarah, yang mengingatkannya bahwa keluarga mereka kini terikat sebagai besan. Ibu mertua menuntut balas jasa atas pernikahan ini dan menuntut wanita itu menjaga pernikahannya, sambil menjanjikan kalung ibunya sebagai hadiah setelah resepsi. Konflik memuncak saat wanita itu menolak keadaan yang membuatnya seperti janda, dan ibu mertuanya menuntut komitmen lebih. Episode berakhir dengan wanita itu menyadari dia terlambat satu langkah menghadapi situasi ini, meninggalkan ketegangan yang belum terselesaikan.