Seorang pria menggunakan pendobrak kayu hingga merusak pintu Kediaman Adipati, memicu kemarahan ayah dan ibu mertua yang menganggap tindakannya membahayakan karena membawa senjata militer tanpa izin di kota kerajaan. Meski pria itu membela diri bahwa itu hanya kayu besar dan bukan senjata, keluarganya mengharuskannya segera meminta ampun ke istana. Ketegangan memuncak saat mereka berdebat terbuka, bahkan di depan pengantin wanita baru. Di akhir episode, pria tersebut menolak menerima hukuman malam pengantin berlangsung, menunda konsekuensi atas ulahnya.