Episode ini dibuka dengan Yaya mengetahui bahwa Merisa Hartono, penyihir tingkat E dan buronan, telah dibunuh oleh seorang kurir makanan yang secara mengejutkan memiliki kemampuan menyerap kekuatan dewa dari korbannya. Yaya yang hampir kehabisan tenaga dibantu oleh kurir makanan tersebut, yang menolak mengungkap identitasnya dan terlalu santai meski baru saja membunuh penyihir. Ketegangan muncul saat Yaya mempertanyakan kejadian itu, sementara kurir makanan itu segera pergi meninggalkan situasi yang membingungkan. Akhirnya, Yaya menyadari bahwa kematian Merisa bukanlah tindakannya, dan kebenaran soal kekuatan dan motif kurir makanan ini masih menjadi misteri yang belum terungkap.