Di meja keluarga, konflik meledak saat anggota keluarga memaksa Seren menerima adopsi Tya dari panti. Ibu menuduh Seren mandul dan mengancam mengusirnya dari Keluarga Farel jika tak bisa melahirkan, sementara anggota lain mengklaim Tya sebagai cucu/putri yang diakui. Toni dituduh tak mau punya anak dan terlalu sibuk menjelaskan. Seren menolak dijadikan kambing hitam dan menentang adopsi karena stigma terhadap Lina yang belum menikah. Pertengkaran memuncak dengan usulan mengganti istri; Toni lalu menuntut keputusan tegas soal adopsi dan apakah Seren mau punya anak dengannya—jawaban masih menggantung.