Seorang pria menemukan sebuah mecha yang rusak parah dan mulai memperbaikinya dengan menggunakan suku cadang bekas yang ia kumpulkan dari tumpukan sampah. Mecha itu diberi nama Zero dan ternyata sangat cocok dengannya, meskipun pria tersebut khawatir jika orang lain mengetahuinya. Dia berjanji akan membuat nama Zero terkenal di kotanya. Ketika pria itu akan memperbaiki luka pada Zero, dia membutuhkan cairan energi untuk pemulihan, tetapi ia hanya punya cairan energi kualitas terendah, yang membuat situasi menjadi tegang karena mecha itu menolak menggunakan cairan tersebut. Konflik muncul soal kualitas perbaikan yang akan dilakukan, meninggalkan ketidakpastian apakah Zero akan pulih dengan baik.