Sandy Wijaya, seorang lulusan baru yang tiba-tiba terdampar sebagai Raja Iblis legendaris di dunia kultivasi, berjuang menghadapi kenyataan bahwa ia tidak bisa kultivasi dan terancam mati dalam 6 jam karena dosa-dosanya. Ia diperintahkan oleh sistem untuk mengumpulkan karma baik dengan menyelesaikan misi, yaitu mencegah tragedi pembantaian yang dilakukan oleh murid-murid sektenya, demi memperpanjang umur. Ketika ia mencoba menyesuaikan diri, sang Raja Iblis yang asli memperingatkan para murid untuk tidak menyakiti kaum suci, dan bersumpah akan menghukum siapa saja yang melanggar, mengubah aturan yang selama ini berlaku dan menimbulkan ketegangan tak terselesaikan di antara mereka.
Seorang pria yang menyamar sebagai Raja Iblis khawatir dua orang terdekat mulai curiga dengan identitas aslinya. Ia memerintahkan para anggota Sekte Iblis untuk berhenti membunuh karena pembantaian hanya membuat mereka terjerat sendiri dan menghancurkan hati, bukan menang dalam pertempuran spiritual. Raja Iblis menekankan pentingnya menghancurkan keyakinan musuh daripada fisik mereka. Para anggota pun mulai memahami dan berjanji mengikuti ajarannya. Di akhir episode, pria tersebut menerima hadiah dari sistem berupa pil yang dapat meningkatkan daya hidupnya selama 24 jam, menandai kekuatannya mulai bertumbuh, tetapi tekanan untuk mempertahankan penyamaran tetap ada.
Dalam episode ini, sistem menurunkan rating misi sang tokoh utama menjadi D setelah anggota Sekte Iblis diperintahkan menghancurkan pondasi sekte lain, mengakibatkan hadiah menurun dan risiko bertambahnya usia. Tokoh utama frustrasi karena hadiah hanya pil penguat fondasi kelas rendah yang memperpendek umur, lalu meragukan instruksi sistem yang tampaknya keliru. Ia menerima hadiah giok hitam untuk menyembunyikan kultivasinya namun harus menolak godaan seorang wanita. Dalam ketegangan, wanita itu merasa diabaikan dan berencana mengumpulkan Penyihir Iblis untuk dipilih oleh sang tokoh utama, meninggalkan konflik yang belum selesai.
Dalam episode ini, sang Tuan Raja Iblis menolak misi yang melibatkan wanita cantik dari sekte karena menganggap mereka wanita murahan, lalu memerintahkan semua wanita keluar. Sistem memberi peringatan bahwa kegagalan misi berarti kematian, menambah tekanan pada Tuan. Pendampingnya mengusulkan sosok wanita suci dan pendiam bernama Lily dari Sekte Burna sebagai kandidat yang lebih pantas. Setelah perenungan dan persiapan, ia berhasil menekan keraguan batin dengan mantra dan menyelesaikan misinya tanpa masalah. Namun, saat hadiah disiapkan untuknya, muncul pertanyaan yang mengisyaratkan ketegangan baru akan datang.
Lily, wanita dari Sekte Burna dengan Akar Spiritual Air, diperkenalkan kepada Raja Iblis sebagai kandidat sempurna yang bisa menantang Jalan Kebenaran. Raja Iblis menolak metode memaksa dan bertekad membuat Lily sadar akan kemunafikan Jalan Kebenaran secara sukarela. Lily menolak disentuh dan menentang Raja Iblis, memicu konflik langsung. Raja Iblis kemudian mengusulkan agar mereka pindah tempat untuk berdialog secara baik-baik, mengawali misi utama dalam episode ini yang masih terus bergulir dengan ketegangan antara keduanya.
Seorang wanita dari Sekte Burna marah karena diperlakukan tidak hormat oleh Raja Iblis yang memberinya kamar terbaik namun memperlakukannya seperti binatang. Raja Iblis mengungkapkan kondisi miskin Sekte Iblis dan ketidakmampuannya menyediakan artefak berharga. Ia mendapatkan 25 poin kebajikan dan membeli Rumput Kegelapan untuk mulai memperbaiki keadaan. Raja kemudian memerintahkan semua murid membuka lahan tandus dan mulai menanam rumput tersebut. Keputusan bertani itu mengejutkan murid dan menjadi titik balik yang membuka kemungkinan perubahan besar dalam nasib Sekte Iblis.
Sekte Iblis mulai menanam sulur iblis sebagai bagian dari rencana besar Raja Iblis untuk memasang formasi putaran pencuri langit, yang jika berhasil, akan mengalihkan seluruh keberuntungan dunia ke pihak mereka dan menyatukan tiga alam. Para pengikut dibagi menjadi delapan tim dengan elemen berbeda untuk menyiapkan formasi ini. Sementara itu, Lily yang dipaksa masuk ke Sekte Iblis bertemu dengan guru dari Sekte Burna yang berencana menyelamatkannya dan membunuh Raja Iblis. Namun, Lily menolak pergi karena perintah guru agar dia tetap tinggal demi stabilitas tiga alam, menciptakan dilema yang belum tuntas.
Dalam episode ini, Pak Damar memperingatkan Hasrul agar muridnya tidak mengacaukan rencana besar untuk menyerang Sekte Iblis, menegaskan bahwa mereka harus bersatu untuk membasmi Raja Iblis yang telah melakukan banyak kejahatan. Namun, Hasrul meragukan niat Pak Damar karena korban murid selalu meningkat saat pengepungan. Di sisi lain, Sekte Iblis menculik Lily dari Sekte Burna secara terbuka, memicu kemarahan Sekte Burna yang segera mengumpulkan Sekte Hagi dan Masta untuk menyerang. Raja Iblis sendiri merasa terancam karena umur tugasnya tinggal sedikit, sementara pertarungan antar sekte semakin memanas dan nasib Lily menjadi titik konflik utama yang belum selesai.
Episode ini dimulai dengan seorang tetua Sekte Iblis yang marah karena muridnya membentuk formasi tanpa izin. Meski niatnya awalnya hanya mengajak bertani demi kesejahteraan, formasi itu malah berhasil aktif dan menyerap energi yang berbahaya. Murid-murid yang tersisa dipaksa menjadi korban dalam rencana Sandy untuk membuka Gerbang Langit dan menghidupkan Tangga Langit kembali. Ketegangan memuncak saat murid-murid meminta pertolongan kepada para tetua, namun diabaikan, hingga seorang wanita dari Sekte Burna muncul mengaku sebagai Lily yang telah dikalahkan Sandy. Peristiwa ini berakhir dengan perintah keras menghentikan semuanya, meninggalkan ancaman yang belum terselesaikan.
Episode ini dimulai dengan ketegangan di mana penjaga diperintahkan oleh seorang pria misterius, yang disebut Tuan Raja Iblis, untuk menyiksa para kultivator dengan risiko kematian jika gagal. Raja Iblis mengaktifkan Formasi Pemusnahan Dunia, yang akan membinasakan semua makhluk hidup dalam jarak 100 ribu meter, menargetkan dua sekte besar. Para murid diperintahkan menangkap orang suci dan mengaktifkan formasi, sementara Pengguna yang menjalankan misi ini menghadapi konsekuensi berat, termasuk pemotongan usia dan hilangnya poin pahala. Hitungan mundur kematian Pengguna dimulai, menandai krisis yang mengancam keselamatan semua orang.