Fina mengalami pendarahan hebat saat melahirkan, nyaris mengalami syok, sementara suaminya terlihat berperilaku mesra dengan wanita lain. Bayi Fina lahir prematur dengan berat hanya 1,5 kilogram dan harus mendapat perawatan intensif. Fina menegaskan pada Nesti bahwa setelah melahirkan, dia ingin pergi dari Kediaman Lukito dalam tujuh hari, menegaskan janji sebelumnya meski tekanan dan konflik emosional masih membayangi keputusannya. Ketegangan muncul dari kondisi bayi dan dinamika rumah tangga yang rumit, meninggalkan ketidakpastian tentang langkah Fina selanjutnya.