Di meja makan keluarga yang tegang, Rina bersikeras 'Aku mau cari dia' setelah dianiaya, sementara anggota keluarga mengingat ancaman 'tebus pakai putrimu' dan mempertanyakan niat Ibu yang tadinya pernah 'jual kita untuk bayar utang'. Anak-anak bingung apakah Ibu benar-benar berubah meski tadi menolong Rina. Sementara itu Kak Willy terus direndahkan: dilarang makan di meja, makan di lantai karena pemilik tubuh melarang, walau ia pulang lelah. Ketegangan memuncak saat makanan ditaruh di lantai dan Rita dipanggil untuk ambilkan kursi — keputusan kecil itu membuka kemungkinan penerimaan yang belum jelas.