Site Web limité? Débloquez tous les épisodes gratuitement dans notre application.
Jesi adalah dokter forensik yang terus mendapat cemoohan—orang bilang tubuhnya berbau mayat. Ketika pacarnya menyerah dan memutuskan dia karena rasa jijik, Jesi mabuk di bar. Tanpa sadar ia menghabiskan malam dengan pria yang ternyata paman mantan pacarnya. Kejutan itu memperuncing malu dan kebingungan. Pria itu, Rio, seorang pebisnis yang juga dicap 'berbau uang', mengajukan solusi dingin: mereka cocok karena sama-sama 'berbau'. Tidak perlu merasa jijik satu sama lain, katanya. Tawaran Rio? Menandatangani akta nikah supaya masalah sosial tertutup. Konflik muncul: keputusan praktis atau kompromi harga diri? Episode akhir mengekspos stigma, tawaran pernikahan transaksional, dan pilihan Jesi antara martabat dan keamanan—dengan konsekuensi yang tak mudah.