Di lereng selatan Gunung Helio, protagonis mendapati kelinci yang mati tabrak pohon sebagai peluang daging gratis. Dia menghadapi pilihan sulit setelah mengetahui ada rusa di puncak gunung yang bisa memberinya keuntungan lebih besar, namun ia tidak pandai berburu. Ancaman serius muncul dari serigala tua yang diasingkan, kerabat raja serigala baru yang berbahaya. Mempertimbangkan risiko, dia memutuskan menghindari bahaya dan memilih pungut kelinci sebagai opsi paling aman. Sementara itu, ia bertekad menggantikan pemilik asli tubuhnya untuk membahagiakan keluarga yang dulu tak ia miliki. Namun, keputusannya untuk cepat bertindak sebelum tengah hari masih menyisakan ketidakpastian besar.