Episode ini langsung dibuka dengan sebuah konfrontasi di mana seorang pria, Vincent, memaksa seorang wanita, Leah, untuk mengakui kesalahannya dengan lebih keras. Ia menuduh Leah telah meracuni adiknya yang telah memperlakukannya seperti keluarga. Leah membantah keras tuduhan itu dan menunjuk ke orang lain, Fiona, sebagai pelakunya. Fiona, yang hadir, bersumpah bahwa dia tidak bersalah dan mengingatkan Vincent bahwa meskipun dia anak adopsi, dia telah dibesarkan bersama Leah dan menganggapnya sebagai adik. Namun, Vincent tetap tidak percaya. Ayah mereka ikut campur, memarahi Vincent karena menuduh Fiona sembarangan. Vincent justru semakin marah dan mengancam akan mengirim Leah ke kamp perbaikan diri agar dia 'sadar'. Leah memohon untuk tidak dikirim ke sana, bersikeras bahwa dia tidak bersalah. Di akhir episode, Fiona melihat Leah yang ketakutan dan dengan dingin menyatakan bahwa inilah akibat bagi orang yang menyakitinya, meninggalkan konflik yang belum terselesaikan dengan Leah menghadapi hukuman yang kejam akibat tuduhan yang dibantahnya.