Seorang wanita disuruh mengaku bersalah oleh seseorang yang memaksanya. Dia menolak, menyatakan dirinya tidak bersalah meski diancam kakinya akan dipatahkan. Seorang pria lain tiba dan dituduh telah meracuni wanita itu. Pria itu membantah dengan bertanya apa motifnya melukai wanita tersebut. Sang pemaksa menyimpulkan bahwa karena wanita itu 'tidak kapok', dia akan dikirim ke kamp perbaikan diri.