Farel menghadapi jenderal iblis yang meremehkannya dan terus menyerang dengan tebasan mematikan meski penglihatannya mulai menurun. Meski dilarang mundur, Farel memilih bertarung demi membuktikan dirinya. Konflik memuncak saat Farel maju hanya dengan pedang kayunya, membingungkan musuh. Dalam pertarungan sengit, Farel berhasil mengalahkan jenderal iblis yang dianggap tak terkalahkan, meninggalkan kejutan dan ketegangan karena pencapaiannya yang tak terduga ini membuka kemungkinan baru dalam pertempuran selanjutnya.